Pembentukan Tim Literasi Sekolah (TLS) Dalam Program Literasi Sekolah SMP 2017

Pembentukan Tim Literasi Sekolah (TLS) Dalam Program Literasi Sekolah - Pada kesempatan ini saya akan share kepada anda tentang salah satu Komponen Literasi Sekolah yakni dengan adanya pembentukan TLS sebagai ujung tanduk dari program ini. Apa yang saya paparkan disini bersumber pada Buku Manual yang diterbitkan oleh Kemdikbud.

Kepala sekolah berwenang untuk menetapkan dan menugaskan TLS (Tim Literasi Sekolah) yang terdiri atas minimal satu guru bahasa, satu guru mata pelajaran lain, serta satu petugas perpustakaan/tenaga kependidikan dengan surat keputusan atau surat penugasan resmi sebagai tugas tambahan.


Para personel TLS diberi kesempatan/ditugasi mengikuti pelatihan-pelatihan atau workshop literasi sebagai wujud pengembangan profesional tentang literasi. Hal itu dapat dilakukan melalui kerja sama dengan institusi terkait atau pihak eksternal (perguruan tinggi, dinas pendidikan, dinas perpustakaan, atau berbagi pengalaman dengan sekolah lain). 

Struktur Organisasi Tim Litersi Sekolah (TLS)

Program Kerja Literasi Sekolah SMP 2017

Adapun Tugas TLS berdasarkan tahap-tahapnya adalah merencanakan, melaksanakan, melaporkan, dan melakukan asesmen serta mengevaluasi pelaksanaan GLS.
  1. Perencanaan dilakukan untuk tahap pembiasaan dengan menjadwalkan lima belas menit membaca setiap hari dan berbagai langkah untuk menyukseskan peningkatan minat baca peserta didik (mengubah pola pikir dan menjadikan membaca sebagai suatu kebutuhan).
  2. Pelaksanaan dilakukan dengan mengawal pembiasaan membaca lima belas menit setiap hari; memastikan keberlangsungan program-program GLS; melaksanakan monitoring dan evaluasi internal; berupaya membangun jejaring dengan pihak eksternal termasuk pelibatan publik dalam menggalang pelaksanaan GLS serta pencitraan GLS dengan berbagai acara; turut serta mengembangkan perpustakaan, sudut baca sekolah, dan bekerja sama dengan guru serta peserta didik untuk membangun sudut baca kelas; mengupayakan ekosistem sekolah yang literat sebagai berikut.
  3. Asesmen dilakukan tiap minggu untuk kegiatan yang sudah dilaksanakan. Adapun evaluasi GLS dilaksanakan setiap semester. Hasil evaluasi akan menentukan apakah sebuah sekolah dapat beralih jenjang dari tahap pembiasaan ke tahap pengembangan atau dari tahap pengembangan ke tahap pembelajaran.

Semoga Pembentukan Tim Literasi Sekolah (TLS) Dalam Program Literasi Sekolah SMP ini dapat anda realisasikan, dalam arti tidak hanya sekedar memenuhi tuntutan administrasi semata. Segala kritik dan saran saya harapkan demi kemajuan blog ini dimasa yang akan datang. Dalam blog ini saya juga sediakan banyak administrasi sekolah secara lengkap khususnya Program Kerja Sekolah dan umumnya Perangkat Pembelajaran, Administrasi TU, Administrasi Kepala Sekolah dan Wakasek, dan segala administrasi lainnya yang dibutuhkan sekolah, baik untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK.

Komentar

Postingan Populer